Masyarakat Kota Yogyakarta Kini Bisa Membuang Sampah B3 Secara Terpisah

Selasa, 07 Desember 2021 – 17:10 WIB
Masyarakat Kota Yogyakarta Kini Bisa Membuang Sampah B3 Secara Terpisah - JPNN.com Jogja
Dropbox sampah dan limbah B3 di Kota Yogyakarta. (FOTO: Dok. Pemkot Yogyakarta)

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta sudah menyediakan tempat pembuangan sementara (dropbox) khusus untuk sampah spesifik atau limbah bahan beracun dan berbahaya (B3).

Masyarakat diharapkan terbiasa untuk membuang sampah dan limbah rumah tangga yang masuk dalam kategori B3.

Dropbox B3 akan menjadi tempat sementara sebelum diangkut dan diolah secara benar sesuai aturan yang berlaku.

Analis Kebijakan Madya DLH Kota Yogyakarta Eni Dwiniarsih mengatakan, dropbox untuk limbah B3 tersebut terdiri dari beberapa kompartemen.

"Masing-masing harus dikemas secara terpisah sesuai jenisnya dan berbeda penomoran kodenya untuk memudahkan dan mengurangi dampak yang terjadi saat dilakukan menimbangan dan pengangkutan, serta berbeda pula perlakuan pemusnahan atau pengolahannya," kata Eni, Selasa (7/12/2021), dikutip dari laman resmi Pemkot Yogyakarta.

Beberapa kategori pemisahan limbah B3 yang harus dipahami masyarakat adalah box warna merah untuk baterai bekas, box warna biru untuk sampah elektronik, box warna kuning untuk kemasan bekas seperti limbah botol penyemprot serangga, karbol, serta box warna hijau untuk lampu TL dan lampu neon.

Dengan pengelolaan limbah B3 dengan sarana dropbox tersebut, warga masyarakat dapat terhindar dari pencemaran lingkungan dan terjamin kesehatannya.

"Bahaya yang timbul jika limbah B3 ini tidak dikelola di tempat yang memenuhi standar dapat menimbulkan ledakan yang dapat mengakibatkan kebaran," ucap Eni.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta sudah menyediakan dropbox khusus untuk sampah dan limbah B3.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News