Sultan HB X Ungkap Kesulitan Mengatur Kemacetan di Jantung Kota Yogyakarta

Senin, 02 Mei 2022 – 21:13 WIB
Sultan HB X Ungkap Kesulitan Mengatur Kemacetan di Jantung Kota Yogyakarta - JPNN.com Jogja
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat menjamu Presiden Jokowi di Keraton Yogyakarta. Foto: Humas Setneg

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Yogyakarta menjadi salah satu kota yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan selama musim mudik dan libur Lebaran 2022.

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini dihadapkan pada tugas berat untuk mengatur lalu lintas di jantung kota agar tidak terjadi kemacetan yang parah.

Diperkirakan akan ada empat juta kendaraan yang masuk ke Jogja sepanjang musim libur Lebaran.

Hal itu tentu akan sangat menambah volume kendaraan karena warga Jogja sendiri pasti juga akan berkunjung ke tempat wisata.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengungkapkan tantangan yang dihadapi oleh pemerintah daerah dalam menanggulangi kemacetan di jantung Kota Yogyakarta, yaitu kawasan Malioboro.

Menurut Sultan, sudah menjadi kebiasaan masyarakat yang berada di Jogja untuk melintas di kawasan Malioboro saat berlibur.

"Masyarakat Jogja saja kalau keluar dan tidak lewat Malioboro itu tidak mau, apalagi pendatang. Ini soal psikologis, cara mengatasi Malioboro dan sekitarnya," ujar Sri Sultan HB X sesaat setelah menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Senin (2/5).

Selain itu, yang juga akan menyulitkan petugas adalah tidak adanya data tentang berapa lama wisatawan akan berada di Jogja selama musim Lebaran.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengungkapkan apa yang menjadi kendala petugas dalam mengatur arus lalu lintas di kawasan Malioboro.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News