7 Kecamatan di Kulon Progo Masih Membutuhkan Pasokan Air Bersih

Minggu, 22 Oktober 2023 – 09:58 WIB
7 Kecamatan di Kulon Progo Masih Membutuhkan Pasokan Air Bersih - JPNN.com Jogja
Ilustrasi - Distribusi air karena kekeringan di Kulon Progo. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Tujuh kecamatan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih membutuhkan pasokan air bersih karena dilanda kekeringan.

Kecamatan Samigaluh, Kokap, Girimulyo, dan Kalibawang adalah empat daerah yang membutuhkan pasokan air bersih paling banyak.

Sedangkan tiga lainnya, yaitu Temon, Panjatan, dan Pengasih membutuhkan pasokan air lebih sedikit.

Karena tingginya permintaan air bersih di sejumlah daerah, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat kekeringan dari 12 Oktober hingga 10 November 2023.

Sebelumnya, status tanggap darurat kekeringan diberlakukan dari 11 September hingga 11 Oktober 2023.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo Budi Prastawa mengatakan mereka telah menyiapkan 270 tangki air bersih yang akan disalurkan kepada warga terdampak kekeringan dengan Status Tanggap Darurat Kekeringan tahap kedua.

"Sejauh ini, 80 tangki air bersih telah dikirim sesuai permintaan," katanya.

Dia menyatakan bahwa daerah Samigaluh, Kokap, Girimulyo, dan Kalibawang merupakan daerah yang paling terdampak kekeringan karena berada di Perbukitan Menoreh.

Budi mengatakan bahwa masyarakat di wilayah Perbukitan Menoreh masih sangat membutuhkan air bersih.

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo memperpanjang status tanggap darurat kekeringan karena masih banyak daerah yang membutuhkan pasokan air bersih.
Facebook JPNN.com Jogja Twitter JPNN.com Jogja Pinterest JPNN.com Jogja Linkedin JPNN.com Jogja Flipboard JPNN.com Jogja Line JPNN.com Jogja JPNN.com Jogja

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia